Oleh Sri Ajeng K
(Kajian buku motivasi Berani Gagal karya Billi P. S. Lim)
"Janganlah menilai orang yang mencoba dan gagal, tetapi nilai orang yang gagal mencoba."
Inilah kata yang benar-benar merangsang saya untuk membaca buku ini. Bukankah begitu benar kata-kata itu?

Buku ini adalah buku motivasi pertama yang diberikan oleh Bapak saya. Waktu itu rasanya kehidupan saya begitu gelap bagi seorang remaja yang baru saja mendapat predikat lulus SMA. Saya tidak di terima di SNMPTN Undangan, tidak diterima di SNMPTN tulis (yang paling membuat saya pesimis adalah melihat Bapak saya yang tau-tau terbaring di rumah sakit ketika saya baru saja pulang melaksanakan SNMPTN di luar kota), tidak di terima Ujian Masuk Khusus Universitas tertentu. Rasanya memang aku butuh seseuatu yang membelalakkan mataku bahwa setiap kegagalan adalah hal yang akan semakin menguatkan kita, dan membulatkan tekat kita untuk maju. Buku ini berhasil melakukan itu terhadap saya. Ter Inspirasi dari buku ini saya akan menjelaskan apa itu makna kegagalan.
Tidak banyak buku yang membicarakan kegagalan, hal ini akibat dididikan sejak dini yang menuntut manusia menghindari kegagalan. Alhasil, kita sering memandang rendah orang yang "gagal" dan menilai tinggi orang yang "sukses". Menurut Billi, sebenarnya kegagalanlah yang malah menghasilkan tokoh-tokoh yang besar, bahkan sangat sedikit tokoh besar yang tidak pernah mengalami kesulitan bahkan gagal. Pentingnya "menang terlalu diperbesar-besarkan sehingga lupa bahwa sebenarnya dengan "kegagalan" kita akhirnya menjadi pemenang yang lebih unggul.
Dalam bukunya ditulis bahwa
"dalam perjalanan mengarungi hidup senantiasa mengaitkan 'cahaya matahari' dengan 'kesuksesan' dan 'hujan' dengan 'kegagalan'. Kebanyakan kita tidak suka 'hujan tetapi lebih suka 'cahaya matahari'. Kita lebih suka 'sukses' daripada gagal'.
Tetapi apakah 'sukses itu benar-benar begitu baik? Atau apakah 'gagal' itu benar-benar begitu buruk?
Apakah 'sukses' itu benar-benar begitu baik? sehingga 'gagal' patut ditakuti?
Apa yang akan terjadi jika kita dijemur cahaya matahari tiap hari? Kita akan terbakar sinar matahari atau mungkin kangker kuli! Apa yang terjadi jika terkena hujan setiap hari? Kita akan menderita pneumonia, mungkin mati kedinginan. Tampaknya keduanya tidak akan menyelesaikan masalah. Tetapi kita tahu keduanya memang mendatangkan faedah."
Ia meneruskan tulisannya dengan kata orang bijak yang mengetakan,
"Musim panas menyenangkan, hujan menyegarkan, angin menguatkan, salju menggembirakan; yang dikatakan cuaca buruk sebenarnya tidak ada, yang ada hanya cuaca baik yang berbeda."
Dalam perkataan bijak tersebut, kita patut tau bahwa orang yang terpuruk sebenarnya bila ia mau dan berani mencoba untuk bangkit maka sebenarnya cuaca baik sedang menunggunya, atau dia hanya terpuruk pada cuaca yang buruk. Jadi masihkah anda berpikir bahwa gagal itu buruk? Karena yang paling buruk adalah orang yang gagal namun tidak mau bangkit atas keterpurukannya.
Bila anda serius ingin menjadi manusia yang tidak takut akan gagal atau ingin menumbuhkan keberanian anda untuk bangkit dari kegagalan, coba baca buku ini karena ilmu berani gagal bukan hanya dijalankan asalkan kita tidak takut gagal saja, namun keputusan yang gegabah juga malah akan membuat kita lebih gagal lagi. Jadi coba deh menengok pada buku ini, karena 'gagal' tak selamanya buruk, dan 'sukses' tak selamanya baik. ^_^
(Aje)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar